Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengantar Sosiologi: Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Istilah sosiologi dikemukakan pertama kali oleh seorang filsuf dari Prancis yang bernama Auguste Marie Francois Savier Comte, atau terkenal dengan sebuat Auguste Comte pada tahun (1798-1857) dalam bukunya "Course de Philosophie Positive"

Istilah Sosiologi sendiri lahir pada tahun 1839 setelah Comte menggabungkan dua kata, yaitu socius (dalam bahasa romawi) yang berarti kawan dan logos (dalam bahasa Yunani) yang berarti kata atau berbicara.

Jadi, sosiologi pada awalnya berarti berbicara mengenai kawan atau ilmu tentang masyarakat. Sejak saat itu, Comte dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Salah satu sumbangan Comte dalam ilmu sosiologi yang paling terkenal adalah hukum tiga tingkatan. Teori ini menyatakan bahwa ada tiga tingkatan atau tahapan intelektual yaitu:

  1. Tahap Teologis, pada tahap ini masyarakat mencari penjelasan dan solusi persoalan melalui pendekatan-pendekatan spiritual keagamaan.
  2. Tahap Metafisik, pada tahap ini masyarakat mencari penjelasan dan solusi melalui konsep abstrak seperti adanya hukum alam
  3. Tahap Positivisme, pada tahap ini masyarakat mencari penjelasan dan solusi melalui pengetahuan.
pengertian sosiologi menurut para ahli


Pengertian-pengertian lain tentang sosiologi menurut para ahli adalah sebagai berikut.

1. Auguste Comte

Sosiologi merupakan studi positif tentang hukum dasar dari gejala sosial yang di dalamnya dibedakan menjadi sosiologi statis dan dinamis.

Menurut Comte, sosiologi statis adalah ilmu dalam bidang sosiologi yang memfokuskan perhatian pada pusat-pusat hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat.

Hal yang dipelajari disini adalah mengapa masyarakat ada, perkumpulan seperti apa yang ada di masyarakat, dan apa yang melatarbelakangi terciptanya kehidupan bermasyarakat.

Sedangkan sosiologi dinamis adalah ilmu dalam bidang sosiologi yang memfokuskan perhatian pada pusat perkembangan masyaraakat dalam arti pembangunan. 

Hal yang dipelajari disini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kehidupan masyarakat, apa saja yang telah diciptakan oleh masyarkat serta hal apa saja yang telah dilalui oleh manusia dalam kehidupan bermasyrakat yang ia jalani.

2. Emile Durkheim

Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta sosial. Fakta sosial merupakan cara-cara bertindak, berpikir dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa yang mengendalikannya. 

Contoh mengenai fakta sosial yang diberikan Emile Durkheim adalah hukum, moral, kepercayaan, adat istiadat, tata cara berpakaian dan kaidah ekonomi.

Fakta-fakta sosial tersebut mengendalikan dan dapat memaksa individu karena jika melanggarnya akan dikenakan sanksi oleh masyarakat.

3. Max Weber

Sosiologi addalah suatu ilmu yang mempelajari tindakan sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang memiliki arti subjektif bagi individu dan diarahkan pada perilaku orang lain.

4. Pitirim A. Sorokin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari a) hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya antara ekonomi dengan agama, hukum dengan ekonomi dan sebagainya; b) hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan gejala non-sosial (misalnya gejala geografis, biologis dan sebagainya); c) Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial.

5. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial termasuk perubahan sosial. Menuruk S. Soemardjan dan S. Soemardi, struktur sosial merupakan keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial (norma-norma sosial), lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan

6. Soerjono Soekanto

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat. 

7. Mayor Polak

Sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yaitu antara hubungan dengan individu dengan individu, individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok, baik secara formal maupun materiil atau statis maupun dinamis.

Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa sosiologi adalah ilmu yang membahas tentang masyarakat serta proses yang timbul dari hubungan sosial dalam masyarkat, dimana hubungan sosial diwujudkan dalam struktur sosial yang merupakan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan sosial.

Posting Komentar untuk "Pengantar Sosiologi: Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli"