10 Tempat Wisata Garut Selatan Yang Wajib Dikunjungi - Dzikri Khasnudin

10 Tempat Wisata Garut Selatan Yang Wajib Dikunjungi

Halo semuanya, apa kabar? Semoga baik-baik saja ya.

Pada tulisan ini saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai tanah kelahiran saya yaitu Garut Selatan.

Garut Selatan merupakan bagian dari Kabupaten Garut yang berada di sisi selatan pulau jawa. Saya tinggal di salah satu kecamatan disana yaitu kecamatan Bungbulang.

Garut Selatan memiliki banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi. Buat kalian yang suka travelling sepertinya harus mengetahui informasi ini. Siapa tahu bisa menjadi pertimbangan tempat yang harus dikunjungi selanjutnya.

Apalagi buat blogger-blogger travelling bisa sekalian membuat konten disana. Alasan kenapa harus berkunjung ke Garut Selatan adalah dalam satu hari kalian bisa berkunjung ke beberapa tempat wisata disana. 

Ya, lokasi antara tempat satu dan tempat lainnya di Garut Selatan memang cukup berdekatan, dengan jarak tempuh satu hingga dua jam kalian bisa pergi ke tempat yang berbeda.

Sebenarnya banyak sekali tempat-tempat wisata di Garut Selatan, namun kali ini saya akan berbagi 10 tempat wisata yang kiranya wajib untuk dikunjungi, diantaranya:

1. Pantai Santolo

pantai santolo garut selatan
Pantai Santolo (Sumber foto instagram @garut_turunankidul)
Pantai santolo merupakan sebuah pantai yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Garut. Terletak di Kecamatan Cikelet, jarak tempuh 3,5 jam kalau dari arah Garut Kota. Tapi kalau dari rumah ibu saya sih satu jam juga sampai wkwk.

Pantai Santolo seringkali dijadikan destinasi wisata apalagi kalau musim libur karena keindahannya yang juga tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya. Dilansir dari detik.com pada libur lebaran 2018, setidaknya ada 15 ribu wisatawan yang berkunjung ke Pantai Santolo.

Kamu bisa menikmati fenomena sunset disana karena sudut pandangnya cocok, terutama bagi para fotografer yang suka mengambil gambar-gambar yang menarik.

Kawasan pantai santolo juga merupakan tempat berkumpulnya para nelayan tradisional penangkap ikan karena daerah tersebut merupakan dermaga (pelabuhan) kapal ikan di wilayah Pameungpeuk. Maka dari itu, kamu bisa menikmati ikan bakar yang masih segar karena dibeli langsung dari para nelayan.

Di Pantai Santolo juga ada penginapan, oleh-oleh khas, dan cinderamata dengan harga yang terjangkau. Tersedia juga sewaan perahu yang melayani wisatawan untuk menikmati deburan ombak pantai selatan yang cukup menantang. 
muara cilauteureun pantai santolo
Muara Cilauteureun (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Satu hal yang paling menarik di Pantai Santolo adalah adanya Muara Cilauteureun. Cilauteureun jika dalam Bahasa Indonesia berarti air laut yang berhenti.

Apa yang menarik dari Muara Cilauteureun? Kita tahu bahwa muara adalah hilir dari aliran sungai yang menuju ke laut. Akan tetapi, ketika pasang terjadi di Muara Cilauteureun justru air lautlah yang mengalir ke muara tersebut. 

Fenomena langka seperti ini hanya bisa kalian saksikan di dua tempat di dunia, yaitu Pulo Santolo/Pulau Santolo dan di Perancis. Oh iyaa, Pulo Santolo adalah sebuah pulau yang di pisahkan oleh Muara Cilauteureun tersebut. Menarik bukan?

Mengenai akses untuk tiba di Pantai Santolo dapat digunakan beberapa jalur diantaranya
  • Jalur Garut - Cikajang - Pameungpeuk - Santolo, 
  • Jalur Bandung - Pangalengan - Cisewu - Rancabuaya - Cikelet - Santolo, 
  • Jalur Cianjur - Cidaun - Rancabuaya - Cikelet - Santolo. 
  • Jalur Tasikmalaya - Bantarkalong - Cipatujah - Cibalong - Pameungpeuk - Santolo.
  • Jalur Pangandaran - Cipatujah - Cibalong - Pameungpeuk - Santolo.
Jadi kapan nih kita ke Pantai Santolo bareng?

2. Pantai Sayang Heulang dan Bukit Teletubbies

pantai sayang heulang garut selatan
Pasir Putih di Pantai Sayang Heulang (Dokumentasi Pribadi)
Pantai Sayang Heulang berlokasi di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk. Pantai ini berdekatan dengan Pantai Santolo yang jarak tempuhnya kurang dari setengah jam. 

Pantai Sayang Heulang tercatat memiliki panjang kurang lebih 3,5 km dengan lebar sekitar 50 meter. Pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Garut. Luasnya hampir 10 hektare dan memiliki jarak 87 km dari pusat kota Garut.

Di pantai ini terdapat arena khusus untuk bermain voli dengan demikian para wisatawan dapat bermain voli di area tersebut.Dan juga terdapat banyak rumah makan dan berbagai penginapan dengan berbagai macam fasilitas. 

Pantai Sayang Heulang juga memiliki pasir berwarna putih kecoklatan sehingga cocok untuk dijadikan objek foto selain berburu sunset. 

Selain itu,  terdapat arena untuk camping di pinggir pantai. Jika biasanya camping dilakukan di gunung yang berudara dingin, kalian bisa merasakan sensasi yang berbeda dengan camping ceria di pinggir pantai dan ditemani oleh suasana ramai dari deburan ombak. Sambil ngopi, bermain gitar dan bernyanyi riang gembira, ahh seru sekali.
bukit teletubbies garut selatan
Gembala Sapi di Bukit Teletubbies (Dokumentasi Pribadi)
Ada juga sebuah bukit yang dinamakan dengan bukit teletubbies. Nama sebenarnya adalah Pasir Pogor, namun banyak yang menganggap bukit tersebut mirip dengan bukit yang ada di film animasi Teletubbies sehingga Pasir Pogor zaman now lebih dikenal dengan nama Bukti Teletubbies.

Jalur masuk ke Bukit Teletubbies sama dengan jalur masuk ke Pantai Sayang Heulang. Jadi, selain bisa menikmati suasana pantai, kalian juga bisa menikmati keindahan yang ada di Bukit Teletubbies ini.

Adapun akses menuju ke Pantai Sayang Heulang hampir sama rutenya dengan Pantai Santolo.

3. Leuwi Tonjong

leuwi tonjong garut selatan
Leuwi Tonjong (Sumber foto Instagram @galerigarut_)
Bagi kalian yang suka berenang di alam bebas kayanya harus mencoba berkunjung ke Leuwi Tonjong yang belokasi di Kecamatan Cihurip.

Leuwi dalam Bahasa Indonesia berarti lubuk yaitu sebuah istilah geografis bagian terdalam dari sungai. Aliran air di lubuk biasanya tenang atau bahkan relatif tidak mengalir. Namun, dapat terjadi arus kuat di bagian dasar lubuk jika terdapat arus bawah yang kuat.  

Dikutip dari Ngadem.com, Leuwi Tonjong menyuguhkan pemandangan yang menyegarkan. Selain di apit dua buah bukit batu yang besar, serta keberadaan Air terjun kecil dan kolam air alami dengan kedalaman yang relatif dangkal merupakan ciri khas dari Leuwi Tonjong. Viewnya yang instagramble, membuat Leuwi Tonjong ini recommended untuk kamu yang ingin menambah koleksi foto Instagram.

Selain cocok buat spot foto, Leuwi Tonjong juga cocok buat kamu yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama orang-orang terkasih (keluarga). Udaranya yang sejuk dengan pemandangan sekitar menjadi daya tarik tesendiri dan tentu membuat siapa saja betah untuk berlama-lama di sini. 

Leuwi Tonjong juga bisa dimanfaatkan untuk aktifitas camping. Fasilitas di Leuwi Tonjong meliputi: Mushola, toilet dan warung makan. Karena tempat wisata ini masih terbilang baru, mohon dimaklumi bila ada fasilitas yang belum memadai. Kalau ke sini, pastikan bawa kemara dan baju ganti ya. 
rarakitan di leuwi tonjong
Rarakitan di Leuwi Tonjong (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Di Leuwi Tonjong juga kalian bisa bermain rarakitan. Rakit merupakan alat transportasi tradisional yang terbuat dari rangkaian bambu-bambu panjang yang dikaitkan satu sama lain. 

Di Leuwi Tonjong Rakit dibuat sebagai salah satu wahana yang bisa dinikmati pengunjung. Bentuk rakit seperti persegi panjang tapi terbuat dari bambu. Saat digunakan, rakit biasanya juga membutuhkan sebatang bambu yang berfungsi sebagai pendorong. Selain sebatang bambu, rakit disini juga dibantu dengan seutas tali tambang yang di talikan di batu tunggal yang ada di curug/air terjun.

Meskipun pemasangan talinya sangat tidak mudah karena harus menyusuri sungai sebelum sampai ke batu tunggal dan dilakukan hanya seorang diri dengan bantuan ban dalam mobil. Sangat nekat dan berani, itu dilakukannya agar Leuwi Tonjong bisa dinikmati pengunjung dengan nyaman dan berkesan. 

Leuwi Tonjong ini masih di kelola oleh pemuda-pemuda setempat yang ingin mengenalkan daerahnya ke khalayak. Akses menuju kesana jika melalui Garut Kota yaitu ke arah Cikajang, kemudian ke arah Kecamatan Cihurip.

Oh iyaa, Leuwi Tonjong juga masuk dalam kategori surga tersembunyi terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia 2018. Jika ingin mem-voting Leuwi Tonjong silakan lihat caranya dalam website disparbud.

4. Pantai Rancabuaya 

pantai rancabuaya garut selatan
Pantai Rancabuaya (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Selain Pantai Santolo, pantai yang terkenal di Garut Selatan adalah Pantai Rancabuaya. Soalnya ketika saya di Bandung dan memperkenalkan Garut Selatan, yang diketahui orang-orang adalah Pantai Santolo dan Pantai Rancabuaya. Padahal Masih banyak tempat-tempat lainnya.

Pantai Rancabuaya terletak di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Pantai ini menghadap ke ufuk barat tempat terbenamnya matahari sehingga cocok sekali untuk melihat sunset. 

Ciri khas dari Pantai Rancabuaya adalah batu karang yang terhampar luas dan juga terdapat tebing bebatuan yang cukup tinggi. Batu karang tersebut menyimpan biota laut yang cukup banyak mulai dari ikan-ikan kecil, rumput laut, lobster, dan sebagainya.

Ada juga spot untuk berenang, namun saya tidak menyarankan untuk berenang disini karena ombak yang relatif besar dan kontur yang miring. Selain itu, spot ini digunakan sebagai pelabuhan bagi pra nelayan setempat.

Pantai Rancabuaya lebih cocok dipakai untuk liburan keluarga sambil makan bersama karena disana banyak gazebo yang bisa digunakan. Warung-warung, rumah makan, penginapan, dan pasar ikan pun juga tersedia di pantai ini. 

5. Puncak Guha

puncak guha garut selatan
Sunset di Puncak Guha (Dokumentasi Pribadi)

Puncak Guha merupakan sebuat bukit diatas tebing-tebing batu karang yang lokasinya berdekatan dengan Pantai Rancabuaya meskipun berbeda kecamatan. Ya, karena Puncak Guha terletak di Kecamatan Bungbulang, sedangkan Rancabuaya terletak di Kecamatan Caringin.


Jarak tempuh dari Pantai Rancabuaya ke Puncak Guha kurang lebih 15 menit. Puncak Guha juga cocok untuk melihat spot sunset karena berada dari atas bukit.

Guha dalam Bahasa Indonesia berarti Gua yaitu sebuah lubang alami di dalam tanah yang cukup besar dan dalam. Memang di Puncak Guha sendiri terdapat sebuah lubang vertikal yang cukup besar dan banyak sekali kelelawar di dalamnya. 

Bagi saya pribadi, Puncak Guha sangat cocok untuk mengasingkan dan menenangkan diri dari kejaran mantan dan utang, wkwk. 

Jika ingin berenang, kalian bisa turun ke Pantai Cikaso yang berada tepat dibawah Puncak Guha. Kondisi pantainya relatif datar sehingga ombaknya tidak terlalu besar. Tetapi, tetap jaga keselamatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Puncak Guha pernah menjadi destinasi dari acara tv My Trip My Adventure. Kang Emil, Gubernur Jawa Barat yang baru juga pernah berkunjung kesini. Masa kamu enggak?

6. Curug Sanghyang Taraje

curug sanghyang taraje
Curug Sanghyang Taraje (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Kali ini kita akan membahas sebuah curug/air terjun/waterfall, Curug Sanghyang Taraje.

Curug Sanghyang Taraje berlokasi di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Curug ini terletak di aliran sungai cibatarua, salah satu anak sungai cikandang yang bermuara di Pantai Selatan. Curug Sanghyang Taraje tergolong sangat deras terlebih saat musim penghujan.

Kata Sanghyang merupakan sebutan penghormatan untuk dewa/raja zaman dulu. Sedangkan Taraje dalam bahasa sunda berarti tangga, sehingga secara umum curug ini berarti tangga yang digunakan oleh dewa-dewa menuju kayangan. 

Hal tersebut yang menjadi kepercayaan masyarakat setempat sehingga dapat dikatakan sebuah sebagai kearifan lokal. Kita tidak harus mempercayainya, kita hanya perlu menghargai setiap tradisi yang ada di setiap tempat wisata manapun.

Curug Sanghyang Taraje adalah air terjun yang berada di kentinggian 660 mdpl (meter diatas permukaan laut) dengan ketinggian air terjunnya yaitu 82 meter dan terdapat dua curahan air terjun. 

Curug ini memiliki panorama yang sangat indah dan masih alami. Curug Sanghyang Taraje juga digunakan warga untuk kebutuhan irigasi baik untuk pertanian maupun perikanan.

Spot ini sangat cocok untuk mengambil foto yang instargamable. Lingkungan yang masih alami memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Disana terdapat gazebo untuk tempat berteduh ketika hujan, lesehan sambil ngopi dan ngobrol asik. Ada juga warung-warung dari warga setempat dan toilet yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Lokasinya jika dari arah Garut Kota menuju ke Cikajang. Nah, dari Cikajang mengambil arah menuju ke Bungbulang. Darisana akan melewati Kecamatan Pamulihan.

7. Curug Rahong

curug rahong cisewu
Curug Rahong (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika pergi ke Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut adalah Curug Rahong. 

Curug Rahong memiliki ketinggian yang tidak terlalu tinggi dan terdapat sebuah batu yang menonjol di bagian tengahnya. Keadaan curug ini masih sangat alami karena belum dikelola secara resmi oleh pemerintah setempat. Akibatnya, fasilitas umum disana juga belum tersedia dengan cukup. 

Lokasi Curug Rahong tidak jauh dari jalan raya Pangalengan - Cisewu - Rancabuaya. Jadi, jika ingin pergi ke curug ini lebih baik dijadikan tempat singgah saja ketika akan berkunjung Pantai Rancabuaya. 

Sekedar untuk mengambil foto sebagai arsip di galeri tidak masalah kan? Apalagi masuk ke lokasinya gratis karena belum ada pengurus setempat yang resmi mengelolanya.

8. Leuwi Jurig

leuwi jurig garut selatan
Leuwi Jurig (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Kali ini kembali sebuah Leuwi lagi yang bernama Leuwi Jurig. Berlokasi di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. 

Nama Leuwi Jurig Sendiri jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu Kolam Setan. Namanya memang sedikit menyeramkan, tetapi keindahannya yang membuat keseraman itu menjadi bias. Leuwi Jurig sempat viral karena pernah di posting oleh salah satu akun instagram yang cukup terkenal yaitu Indozone.

Leuwi Jurig adalah sebuah aliran sungai yang tenang dan cukup dalam, serta diapi oleh tebing bebatuan yang cukup besar. Lokasinya juga tepat berada dibawah Jembatan Rupit, jalan raya Garut-Cikajang-Bungbulang. 

Tempat ini juga cocok dijadikan sebagai tempat singgah. Jika ingin berenang, saya sarankan untuk meminta izin terlebih dahulu ke warga setempat, karena biasanya warga selalu melarang pengunjung yang akan berenang. Tetapi, selalu ada saja pengunjung yang nekat berenang disana. Alhasil beberapa bulan ke belakang Leuwi Jurig ini memakan korban karena ada pengunjung yang meninggal dunia disana akibat tenggelam.

Leuwi Jurig ini juga belum di kelola oleh pemerintah setempat. Meskipun begitu ada saja orang yang berkunjung ke tempat ini untuk sekadar mengambil foto.

9. Bukit Taman Langit

bukit taman langit
Bukit Taman Langit (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Satu lagi tempat singgah menuju Pantai Selatan kali ini juga masih berada di Kecamatan Bungbulang yaitu Bukit Taman Langit. Jika pantai biasanya identik dengan hawa yang panas, maka di Bukit Taman Langit ini kamu akan disuguhkan dengan hawa dingin dan sejuk dibawah pepohonan pinus.

Saat ini, Bukit Taman Langit sedang hits terutama di kalangan remaja-remaja bungbulang. 
Bungbulang juga merupakan tanah kelahiran saya, jadi secara tidak langsung saya juga ingin memperkenalkan tanah kelahiran sendiri. 

Banyak tempat yang dapat dijadikan sebagai spot-spot selfie disini. Kamu bisa meng-uploadnya ke media sosial yang biasa dipakai sebagai stok galeri foto. Selain itu, kamu juga bisa melihat sunset dan hamparan Pantai Selatan dari kejauhan.

Pokoknya, cocoklah buat sekadar dijadikan tempat singgah sebelum menuju destinasi utama. Jika kalian ingin pergi ke Pantai Rancabuaya dari arah garut, bisa sekalian ke Curug Sanghyang Taraje, Leuwi Jurig, Bukit Taman Langit, lalu ke Pantai Rancabuaya.

10. Batu Tumpang

pengibaran bendera merah putih di batu tumpang
Pengibaran Bendera Merah Putih di Batu Tumpang (Sumber foto Instagram @garut_turunankidul)
Terakhir, ada sebuah tempat yang wajib dikunjungi oleh kalian yang menyukai olahraga ekstrim panjat tebing, yaitu tebing batu tumpang. Lokasinya berada di Kecamatan Banjarwangi ke arah Pameungpeuk.

Batu Tumpang dapat dijadikan sebagai tempat istirahat yang menarik ketika akan berkunjung ke Pantai Selatan.

Daya tarik dari tempat ini adalah kehadiran tebing batu berukuran super besar yang terletak tepat di samping jalan. Tebing batu itu memiliki ketinggian sekitar 150 meter dengan lebar sekitar 100 meter.

Kawasan Batu Tumpang ini tepatnya terletak di Jalan Raya Cikajang-Pamengpeuk, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Banjarwangi, Garut. Terletak sekitar 32 kilometer dari pusat perkotaan Garut.

Tebing batu raksasa itu biasanya dijadikan sarana untuk ber-selfie ria bagi para pengunjung yang hendak melakukan perjalanan menuju kawasan pantai selatan.

Selain menikmati indahnya tebing batu, para pengunjung juga biasanya sering beristirahat di pinggiran kebun teh yang terletak berhadapan dengan tebing batu. 

Di hari-hari tertentu, batu tumpang juga seringkali dijadikan sarana olahraga panjat tebing oleh para pecinta alam. Tak ayal kegiatan ini juga menarik perhatian para pengguna jalan. 

Meski belum di kelola sebagai tempat wisata, namun Batu Tumpang sangat layak menjadi tempat yang wajib dikunjungi karena lokasinya yang sangat mudah ditemukan. Jalan yang berkelok-kelok mirip puncak Bogor, pemandangan ladang dan hamparan perkebunan teh yang hijau serta udara yang sejuk membuat Batu Tumpang menyimpan kenangan tersendiri di hati setiap orang yang mengunjunginya.

Informasi Tambahan

Mengenai harga tiket masuk, dari semua tempat tersebut rata-rata harganya berkisar antara Rp5.000-Rp20.000, harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu tergantung musim juga. Jika musim liburan tiket masuk nya bisa lebih tinggi. Meski begitu ada beberapa tempat juga yang tidak menggunakan harga tiket masuk alias gratis.

Saya juga membuat sebuah gambaran/illustrasi sederhana dari objek-objek wisata Garut Selatan tersebut, bisa dilihat gambar dibawah ini.
illustrasi wisata garut selatan

 Adapun keterangan jarak dalam gambar tersebut dari satu tempat ke tempat lainnya (berdasarkan google maps) jika titik awalnya dari Bandung, yaitu sebagai berikut.
  • Bandung - Garut kurang lebih 70 km
  • Garut - Cikajang kurang lebih 32 km
  • Cikajang - Pameungpeuk kurang lebih 63 km
  • Bungbulang - Pameungpeuk kurang lebih 4 2 km
  • Bungbulang - Rancabuaya kurang lebih 29 km
  • Bandung - Pangalengan kurang lebih 50 km
  • Pangalengan - Cisewu kurang lebih 32 km
  • Cisewu - Bungbulang kurang lebih 45 km
  • Cisewu - Rancabuaya kurang lebih 44 km
  • Rancabuaya - Pameungpeuk kurang lebih 37 km
Itu saja informasi yang bisa saya berikan, jika ada yang mau berwisata ke Garut Selatan bisa kali ajak-ajak saya, hehe

Semoga bermanfaat. Salam sejahtera.

6 Responses to "10 Tempat Wisata Garut Selatan Yang Wajib Dikunjungi"

  1. Keren2 yah. Untuk keluarga asik tuh ke bukit taman langit

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa bang, cocok buat refreshing keluarga, makan-makan bersama, hehe

      Delete
  2. Mantab yah, bisa jadi referensi kalau lagi main ke garut

    ReplyDelete
  3. Oh, kota asal mas Dzikri dari Garut,ya ..
    Ternyata keren-keren lokasi wisata disana.
    Aku suka banget lihat tampilan uniknya air terjun Rahong dan leuwi jurig.
    Meski namanya menakutkan, pemandangannya epik banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas, saya asli garut (asgar),

      lokasi wisata di garut juga enggak kalah sama tempat yang pernah dikunjungi sama mas himawan, hehe

      meskipun tempat-tempat wisatanya belum terkenal, dan mungkin ini juga cara saya memperkenalkan tanah kelahiran sendiri..

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel